Minahasa

Setelah Dua Tahun Vakum Akibat Pandemi, Festival Buol Mopani Kembali Digelar

Minggu, 03 Juli 2022, 11.41 WIB Last Updated 2022-07-03T03:41:11Z
masukkan script iklan disini



Foto : pemukulan gong tanda pembukaan Festival Buol Mopani 2022 dimulai (ist)



JOURNALTELEGRAF - Tarian Monano yang dibawakan oleh siswa Madrasah Ibtidaiyah membuka pelaksanaan Festival Seni Budaya "Buol Mopani" Tahun 2022 secara resmi, Sabtu (02/07/2022).




Festival Budaya "Buol Mopani"Tahun 2022 akan digelar selama lima hari dan diikuti 11 kecamatan se Kabupaten Buol.




Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Abdullah Lamase dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan tersebut menjadi agenda rutin Dinas Pendudikan dan Kebudayaan Kabupaten Buol sejak tahun 2018.




"Festival Buol Mopani sempat terhenti  karena Pandemi Covid kurang lebih Dua tahun kemarin. Namun Alhamdulillah tahun 2022 kita kembali dapat melaksanakan kegiatan ini," jelas Abdullah.




Adapun dasar pelaksanaan Festival Buol Mopani menurut Ketua Panitia Pelaksana, Irma Suryani yang juga adalah Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Buol yaitu Undang-Undang No 5 tahun 2017 tentang kemajuan Kebudayaan Daerah dan Peraturan Menteri Dalam Negeri No 52 Tentang Pedoman Pelestarian Pengembangan Adat Istiadat dan Nilai Sosial Budaya Masyarakat, Peraturan Bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Kebudyaan dan Pariwisata No 40 dan No 42 tahun 2009 Tentang Pedoman Pelestarian Kebudayaan.




"Tujuan pelaksanan kegiatan Festival Buol Mopani untuk menumbuhkan kembali kegiatan pelajar dan masyarakat terhadap budaya lokal, olahraga tradisional dan menggali, memperkenalkan dan mempertahankan kembali Budaya,olah Raga  tradisinal kabupaten Buol dikalangan pelajar dan masyarakat pada umumnya.


Memberikan hiburan yang sehat, edukatif yang bernilai kultural kepada pelajar dan masyarakat agar mereka tidak semakin terasing pada cagar budaya dan olahraga tradisional," kata Irma.




Sedangkan Bupati Buol, Amirudin Rauf menegaskan bahwa budaya tradisional Kabupaten Buol yang beragam harus terus dilestarikan.




"Mari kita lestarikan budaya tradisional kita agar dapat dikenal sampai ke mancanegara, sehingga para wisatawan tertarik untuk datang di Kabupaten Buol yang kita cintai ini," kata Amirudin.




Bupati Buol dua periode ini juga menyebutkan betapa banyak kearifan lokal yang dimiliki masyarakat Buol. 




"Kearifan lokal yang kita miliki cukup banyak, namun yang terjadi di daerah kita budaya yang tidak membangun bahkan memalukan kita sendiri, seperti ibarat Batu Hitam yang tidak akan muncul di permukaan air, berat hati untuk meniggalkan budaya malu, iri hati senang melihat orang susah, susah melihat orang senang," pungkas Amirudin.





Adapun jenis perlombaan pada Festival Buol Mopani 2022 adalah, olahraga tradisinal Tanggedi untuk Putra, lomba permainan Gasing putra, olahraga Kalar, lomba permainan Yogo untuk putra. Sementara untuk seni yakni lomba lagu Daerah Buol kategori solo putra dan Putri, lomba Rabana Kreasi, lomba Tari Tradisional Buol,Teater yang semuanya berisi konten Adat Tradisinal Daerah Kabupten Buol.





Reporter : Syabru


Editor : Arham Licin

Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini

Bolmut, Sangihe,

+