Minahasa

Desa Dulamayo Jadi Lokasi Khitanan Massa, Begini Penjelasan Ketua YPII

Jumat, 24 Desember 2021, 18.18 WIB Last Updated 2021-12-24T14:22:25Z
masukkan script iklan disini


#khitananmassal #ypiigorontalo #pohuliilomata

Foto : Yayasan Pohuli Ilmu Ilomata akan gelar khitanan massal di desa Dulamayo (istimewa)


JOURNALTELEGRAF - Desa Dulamayo tak bisa dilepaskan dari sejarah hadirnya Yayasan Pohuli Ilmu Ilomata (YPII). Karena desa itu menjadi saksi sejarah lahirnya sebuah ilmu yang diyakini hingga kini memiliki 15 ribu lebih pengikut yang tersebar di Indonesia.


Di tempat itu,  sosok seorang alim yang akrab dipanggil Pali Rani menerima ilmu yang kemudian diberi nama Pohuli Ilomata oleh salah seorang mantan Walikota Gorontalo.


Oleh karena itu,  untuk memberikan manfaat kehadiran yayasan yang berdiri tahun 2021 ini kepada masyarakat  Desa Dulamayo, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, YPII akan menggelar khitanan massal.


"Sejarah Ilomata tidak bisa kita pisahkan dengan Desa Dulamayo, di sana pertama kali ilmu ini turun kepada Pali Rani sebelum berkembang dan menyebar ke wilayah lain di luar Gorontalo," jelas Ismail Idrus Nusi, Ketua Yayasan Pohuli Ilmu Ilomata, Jumat (24/12/2021).



Peserta  khitanan massal sampai saat ini sudah terdaftar sekitar 10 anak dan tim medis juga sudah berada di lokasi pelaksanaan acara.



"Kegiatannya besok, tapi tim medis sudah stand by di lokasi mulai hari ini. Kita tidak menargetkan jumlah peserta, tapi sampai sekarang sudah ada 10 anak yang didaftarkan ikut," kata Ka Wado sapaan akrab pria yang juga cucu dari Pali Rani ini.


Ka Wado juga mengatakan jika peserta kemungkinan masih akan bertambah, karena pendaftaran masih dibuka sampai pada hari pelaksanaan. 


"Kita masih buka pendaftaran dan kemungkinan peserta bertambah masih ada. Harapannya dari kegiatan ini kehadiran kami benar benar bisa juga dirasakan masyarakat di Dulamayo sebagi daerah dimana ilmu yang memayungi yayasan ini turun," pungkasnya melalui pesan whatsapp kepada Journaltelegraf.com.



Editor : Arhamdila

Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini

Bolmut, Sangihe,

+