Ads


 

JournalTelegraf
Rabu, 21 Oktober 2020, Oktober 21, 2020 WIB
Last Updated 2020-10-21T14:05:30Z
Caroll Senduk-Wenny LumentutCS-WLCSWLPilkada Serentak 2020Pilwako Tomohon 2020PSI TomohonTomohon

PSI Puji Program CS-WL, Kaligis : CS-WL Memanusiakan Masyarakat Kota Tomohon


JOURNALTELEGRAF - Partai Solidaritas Indonesia Kota Tomohon memuji program yang digagas pasangan calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Tomohon, Caroll Senduk-Wenny Lumentut (CS-WL).

Ketua DPD PSI Kota Tomohon, Artis Kaligis menilai, program CS-WL benar-benar memanusiakan masyarakat kota Tomohon dan sudah sesuai dengan Pancasila.

"Program yang digagas pasangan CS-WL ini benar-benar memanusiakan masyarakat kota Tomohon, baik msyarakat kalangan ekonomi bawah hingga kalangan ekonomi menengah dan atas. Program yang di usung pasangan nomor urut 2 (dua) ini benar-benar memgejawantahkan Pancasila, khususnya sila ke 2 dan ke 5," ujar politisi muda kota Tomohon ini, Rabu (21/10/2020).

Kaligis menyimpulkan, program yang di gagas bukti keberpihakan CS-WL ke seluruh golongan masyarakat.

"Yang saya lihat dari program CS-WL, sangat berpihak ke seluruh golongan masayarakat kota Tomohon. Coba lihat, jika CS-WL memimpin kota Tomohon, masyarakat akan di cover jaminan kesehatan 100%, tunjangan Kepala Lingkungan (Pala) dan tenaga harian lepas (THL) yang selama ini memprihatinkan akan mencapai upah minimum provinsi (UMP) sebesar Rp 3,3 juta, gaji tenaga kebersihan mencapai Rp 4 juta, insentif lansia menjadi Rp 500 ribu, insentif untuk semua rohaniawan akan lebih ditingkatkan, tunjangan Lurah menjadi Rp 5 juta, Camat menjadi Rp 12,5 juta, bahkan dana duka menjadi Rp 5 juta. Kesimpulannya, jika CS-WL direstui masyarakat untuk memimpin, masyarakat kota Tomohon akan ditanggung pemerintah sejak lahir hingga mati," jelas Kaligis.

Kaligis juga sempat mengkritisi Pemkot Tomohon. Ia menilai, selama ini masyarakat kota Tomohon menjadi 'anak tiri' di rumah sendiri. Pemkot Tomohon dinilainya tidak mampu menjadikan masyarakat kota Tomohon sebagai tuan rumah yang bisa hidup sejahtera.

"Selama ini, politik dan kepentingan sekelompok orang sudah membuat masyarakat kota Tomohon terkotak-kotak. Yang butuh kesejahteraan tak kunjung mendapatkan mimpinya. Yang sudah sejahtera, semakin menindas dan mendiskreditkan masyarakat di bawahnya," kritik Kaligis.

Kaligis juga mengkritisi minimnya respon Pemkot Tomohon di masa wabah pandemi Covid-19 menyerang.

"Apalagi saat ini, di masa wabah pandemi Covid-19, masyarakat kota Tomohon sudah sangat menderita. Saat ini kondisi ekonomi kita lesu. Sektor pariwisata dan florikultura yang menjadi andalan masyarakat pun jalan di tempat, yang mengakibatkan pendapatan masyarakat turun. Respon Pemkot Tomohon saya nilai sangat minim untuk membantu dan meringankan beban masyarakat. Sangat minim peluang-peluang usaha baru yang di hadirkan pemkot Tomohon. Terlalu disibukkan dengan aktifitas politik," tegas Kaligis.

Kaligis mengingatkan, ini saatnya masyarakat kota Tomohon akan memiliki pemimpin yang berpihak ke semua golongan masyarakat.

"Ini momentumnya kota Tomohon akan memiliki pemimpin yang berpihak ke masyarakat. Pilih CS-WL nomor urut 3, agar Tomohon hebat dan masyarakat lebih sejahtera," pungkas Kaligis.

Reporter/Editor : Simon Ronal

Tidak ada komentar:

Posting Komentar