Ads


 

Senin, 19 Oktober 2020, Oktober 19, 2020 WIB
Last Updated 2020-10-18T21:57:59Z
Internasional

Anggota Parlemen Iran Meminta Pecat Presiden Rouhani

 

Foto : (istimewa) Presiden Hassan Rouhani terlihat mengenakan masker saat menghadiri pertemuan di Teheran, Iran.


JOURNALTELEGRAF-Kepala Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Iran, Mojtaba Zonnour, meminta dukungan dari anggota parlemen untuk memulai penyelidikan pemecatan Presiden Hassan Rouhani.


Zonnour mengajukan permintaan itu dengan mengklaim Rouhani bertanggung jawab atas masalah yang yerterjadi di Iran. ia mengatakan studi untuk pemecatan Rouhani masih berlangsung.


Selain itu, sebanyak 44 dari 290 perwakilan telah menandatangani dokumen tersebut namun 11 diantaranya menarik tanda tangan mereka, menurut pernyataan dari Zonnour.


“Saya meminta perwakilan lain untuk menandatangani dokumen untuk mengakhiri kekacauan di negara ini dengan memecat Presiden yang terhormat,” kata Zonnour, di lansir dari Dailysabah, Senin (19/10/20).


Lanjut Zonnour, hal ini untuk mengajukan mosi tidak percaya terhadap presiden, pemecatan itu harus diterima oleh setidaknya sepertiga dari anggota parlemen, menurut Pasal 89 Konstitusi.


Sementara Konservatif yang merupakan mayoritas di parlemen, menyalahkan pemerintah Rouhani karena tidak memadai dalam pemerintahan.


Diketahui, Rouhani yang masa jabatannya berakhir tahun depan, telah berjuang untuk menangani masalah ekonomi domestik, dengan berita lonjakan virus korona, meningkatnya inflasi dan mata uang yang jatuh.


Dia telah mencoba menangkis kritik dengan menyalahkan sanksi AS atas masalah ekonomi dan perjuangan untuk menahan penyebaran virus.






Editor : Ewin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar