JOURNALTELEGRAF – Satlantas Polres Bitung, kembali menggelar Operasi Patuh Samrat 2020, di hari kedua, Jumat (24/07/2020).
Anggota Satlantas Polres Bitung saat memberikan surat tilang terhadap pelanggaran pengguna lalu lintas. (Foto: Alfonds/JT) |
Titik lokasi Operasi Patuh Samrat 2020, kali ini, dilaksanakan di Kawasan Tertib Lalulintas (KTL), wilayah Girian tepatnya Jalan 46.
Kasat Lantas Polres Bitung, AKP Awaludin Puhi SIK, menerangkan ada 105 pelanggaran lalu lintas yang terjaring serta kurang lebih 78 % didominasi pelanggaran tak menggunakan helm.
“Sebanyak 4 kasus, pelanggaran berboncengan melebih 1 orang, 5 kasus muatan berlebihan, 15 kasus tak menggunakan sabuk pengaman, 8 kasus pengendara di bawah umur dan 40 kasus pengemudi yang tak memiliki SIM serta 84 kasus tak menggunakan helm,” tulis Awaludin melalui pesan elektronik whatsapp.
Keterangan jenis pelanggaran yang terjaring di hari kedua Operasi Patuh Samrat 2020. (Foto: Istimewa) |
Dirinya menambahkan, Kurangnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas, dan ini merupakan tantangan kedepannya untuk terus mensosialisasikan keselamatan berlalu lintas bagi pengendara roda dua dan empat.
“Terjadi peningkatan sekitar 19 %, di hari pertama digelarnya Operasi Patuh Samrat 2020, dengan jumlah pelanggaran sebanyak 86 kasus,” terang Awaludin.
Mantan Kasat Lantas Polres Sangihe ini berharap kiranya dalam pelaksanaan operasi ini, selama 12 hari ke depan nanti ada penurunan dari kasus yang terjaring di dua hari ini.
“Kesadaran dalam berlalu lintas, harusnya datang dari diri kita, kami Satlantas Polres Bitung akan tetap terus mensosialisasikan kesadaran tentang berlalu lintas dengan tujuan untuk menekan angka kecelakaan yang terjadi selama ini,” tutup Awaludin.
Reporter / Editor : Alfonds Wodi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar