Ads


 

JournalTelegraf
Senin, 06 September 2021, September 06, 2021 WIB
Last Updated 2021-09-06T04:31:21Z
MANADORubicon

Pemkot Manado Lelang Mobil Rubicon Yang Sempat "Mampir" di Meja Penyidik Kejari


Foto mobil mewah Jeep Rubicon Wrangler ketika masih digunakan sebagai kenderaan dinas Wali Kota Manado GS. Vicky Lumentut (kiri) dan kondisi mobil tersebut dihalaman kantor Wali Kota Manado pekan lalu. (foto : simon/JT)


JOURNALTELEGRAF - Pemerintah kota (Pemkot) Manado melakukan penjualan beberapa aset bergerak berupa kenderaan roda 4 (R4) dan roda 2 (R2) lewat lelang terbuka yang digelar Kamis (2/9/2021) pekan lalu.


Salah satu yang menarik adalah turut dijualnya melalui lelang Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Manado sebuah mobil mewah Jeep Rubicon Wrangler keluaran tahun 2013.

Pada Pengumuman Lelang nomor : 900/B.02.05/BKAD/328/2021, tanggal 26 Agustus 2021 yang ditandatangani Pieter Bart Assa, ST, M.Sc, PhD sebagai Pejabat Penjual BMD, kenderaan R4 type/merek Jeep Rubicon Wrangler keluaran tahun 2013 bertengger di urutan pertama dengan nilai limit Rp 176.509.000. dan dibubuhi keterangan Rusak Ringan.

Pasalnya, pada proses lelang pengadaan kenderaan operasional dinas jenis mobil mewah yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Pemkot Manado di era Wali Kota GS. Vicky Lumentut tahun 2013 lalu diduga bermasalah dan sempat ditangani Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Sie Pidsus Kejari) Manado tahun 2013 silam.

Kasat Pol PP kala itu, Xaverius Runtuwene, beberapa Pejabat Pemkot Manado dan pihak rekanan pun sempat dimintai keterangan oleh Penyidik Kejari Manado.

Namun, tanpa tedeng aling-aling, hingga kini proses penanganan perkara ini tak diketahui juntrungannya.

Mobil mewah ini pun sempat digunakan mantan Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut sebagai Kenderaan Dinas ketika menjabat lalu. Kala itu mobil masih berwarna putih, namun kini berubah warna menjadi biru.

Hingga berita ini ditayangkan, upaya konfirmasi ke pihak Pemkot Manado dan Kejari Manado masih terus diupayakan.

Reporter/Editor : Simon Ronal

Tidak ada komentar:

Posting Komentar