Ads


 

JournalTelegraf
Senin, 26 April 2021, April 26, 2021 WIB
Last Updated 2021-04-26T11:33:48Z
DPRDSulutPOLITIK

Tahan Gaji JAK, Sekretaris DPRD Sulut Mengaku Bingung

Sekretaris DPRD Sulut Glady Kawatu (kiri) dan Wakil Ketua DPRD Sulut James Arthur Kojongian (JAK) (kanan)


JOURNALTELEGRAF
- Sekretaris DPRD Glady Kawatu mengaku bingung terkait pemberian gaji Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulut, James Arthur Kojongian (JAK).


Karena kebingungan itu, dirinya menunda pemberian gaji JAK.

"Mau bayar gaji, kan pimpinan dapat kenderaan dinas, anggota dapat tunjangan transportasi. Kalau torang (kami-red) sudah mau memberikan sebagai anggota, torang so mo tarik tu kenderaan dinas (kami mau tarik tu kenderaan dinas-red). Kalau gajinya sama dengan anggota, gampang toh," ujar Kawatu di ruang kerjanya, Jumat (16/04/2021) pekan lalu seraya mengaku tidak semua keputusan yang diambilnya merupakan perintah pimpinan, tapi ada yang merupakan kewenangannya.

Menurut Kawatu, perbedaan gaji JAK sebagai Pimpinan DPRD dengan sebagai anggota DPRD menjadi penyebab dirinya masih bingung untuk memberikan gaji JAK.

Terkait kenderaan dinas, Kawatu mengungkapkan pihaknya sudah melayangkan surat ke JAK yang isinya untuk segera menyerahkan kenderaan dinas.

Kawatu juga mengungkapkan jika partai Golkar juga sudah memberikan sanksi ke JAK melalui surat resmi yang menyatakan larangan memberikan perjalanan dinas.

Sebelumnya, Sekretaris DPRD Sulut Glady Kawatu sempat melontarkan pernyataan yang melecehkan pemberitaan Journaltelegraf.

"Kita tau, ini berita pesanan. Pesanan dari Ketua Fraksi Golkar pak Raski," ujar Kawatu melalui sambungan seluler nomor 08124432***.

Sebelum Kawatu berbicara mengucapkan kalimat melecehkan tersebut, orang yang menyambungkan nomor tersebut mengaku Kabag Persidangan DPRD Sulut Ronny Geruh. Dan selanjutnya menyerahkan telephon ke Glady Kawatu.

Mendengar kalimat pelecehan terhadap karya jurnalis, Journaltelegraf langsung menemui Kawatu di ruang kerjanya untuk meminta bukti terkait pernyataannya.

Reporter/Editor : Simon Ronal

Tidak ada komentar:

Posting Komentar