Ekonomi Bisnis

Minahasa

Lagi, Pemilihan Ketua Buruh Balombessie Tanpa Musnik

Sabtu, 26 September 2020, 19.39 WIB Last Updated 2020-10-19T08:50:00Z
masukkan script iklan disini
Foto : (istimewa) PUK BSE saat gelar rapat pembentukan panitia pemilihan ketua buruh tahun 2020 di  kantor estate 



JOURNALTELEGRAF- Serikat Pekerja Pertanian dan Perkebunan Balombessie PT. Lonsum  Bulukumba dalam waktu dekat segera mengadakan pemilihan ketua buruh untuk masa bakti 2020-2025.


Meski demikian, perhalatan lima tahunan ini dinilai janggal, tidak sesuai dengan mekanisme organisasi pada umumnya.


Hasil keputusan rapat Pengurus Unit Kerja Serikat ini di prakarsai oleh ketua Pengurus Cabang (PC) H.Mulli Masse dan ketua PUK Demisoner M.Ramli sengaja untuk meniadakan Musnik.


Meski hal ini bertentangan dengan Anggaran Dasar Rumah Tamgga (AD/RT) namun tetap memaksakan pemilihan ketua buruh tetap diadakan tanpa melalui  Musyawarah Unit Kerja (Musnik).


Sementara itu, Syukur MS yang juga sebagai mantan pengurus menyayangkan keputasan tersebut, meski dirinya telah berjuang untuk mengembalikan Serikat Pekerja ke mekanisme organisasi, namun hal ini di tolak oleh ketua PC.


Foto : (istimewa) Peserta rapat yang terdiri dari karyawan perwakilan divisi PT.Lonsum Balombessie Estate.



Kepada Journaltelegraf.com Syukur Ms berujar, hal ini seolah-olah di paksakan untuk menghindari Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) ketua Buruh periode 2015-2020.


"Ada banyak yang mesti di pertanggung jawabkan oleh Ramli yang statusnya saat ini sudah demisoner, salah satunya adalah Rakernik, selama 5 tahun si Ramli belum menyelenggarakan Raker," ungkapnya, Sabtu (26/9/2020).


Lanjud Syukur, Selama 2015 hinngga 2020 Ketua buruh tidak jelas prokernya, yang parahnya lagi hal ini di biarkan oleh ketua PC.


Meski begitu, Syukur tetap maju dan siap untuk bertarung di ajang pemlilihan ketua buruh nanti, dirinya akan bersedia untuk menatah lembaga serikat pekerja yang ada di Balombessie sesuai mekanisme.


"Mohon doanya, saya akan maju untuk membenah organisasi buruh di Balombssie yang selama ini dalam pesakitan dan tidak jelas," pungkas Syukur.


Sementara itu, Muh. Basri Lampe Ketua Umum Forum Komunikasi Pemuda dan Pelajar Bulukumba (FKPP B) berpendapat, pelaksanaan pemilihan ketua buruh seharusnya dilakukan melalui musyawarah dan harus ada Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ).


Kemudian kata Basri Lampe, dalam Musnik atau Musyawarah membahas arah Pengurus Unit Kerja (PUK) periode selanjutnya kemudian baru pemilihan. "Karena PUK adalah organisasi maka seperti itu konsepnya," jelasnya.


Tak hanya itu, kader IMM ini juga menilai, pengalaman pengurus PUK di Balombessie dalam organisasi bisa dilihat dari kinerja periodesasinya yang lalu.



"Jika tidak sesuai arah gerakan organisasi maka bisa saja mereka tidak berpengalaman, dan seharusnya mereka bertanya jika ingin PUK bagus arahannya kedepannya," ujarnya.


Bahkan dirinya menegaskan, PUK perlu benar-benar memperhatikan dan harus paham arah dan tujuan PUK itu sendiri.


"PUK hadir untuk memperjuangkan hak buruh atau karyawan. Jika pengurus PUK melakukan rapat kerja maka harus membuat program yang benar-benar untuk kepentingan karyawan," tutup Basri.





Reporter/Editor : Ewin













Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini

Bolmut, Sangihe,

+