• Jelajahi

    Copyright © Journal Telegraf
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Minahasa

    Empat Partisipan Mewakili BOS TATTO Bitung Ikuti Lomba Mural di Terminal Tangkoko

    Sabtu, September 19, 2020, 08.57 WIB Last Updated 2020-09-19T00:57:01Z
    masukkan script iklan disini
    ilustrasi dari konsep karya seni mural oleh Tim BOS Tatto Kota Bitung, dalam Lomba Mural dalam rangka Hari Perhubungan Nasional oleh Balai Pengelolah Transportasi Darat Wilayah XXII Propinsi Sulawesi Utara yang dilaksanakan di Terminal Tipe A Tangkoko kota Bitung. Jumat 18 September 2020. (Foto: Istimewa)



    JOURNALTELEGRAF – Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah XXII Provinsi Sulawesi Utara, melakukan Lomba Mural tahap dua, yang dilaksanakan di Terminal Tipe A Tangkoko, dalam rangka memeriahkan Hari Perhubungan Nasional.



    Diketahui pelaksanaan Lomba Mural dilaksanakan selama sepekan, yang diikuti sebanyak 24 peserta yang terdiri dari seluruh wilayah se Sulawesi Utara, yang bertema “Dengan Menggunakan Transportasi Umum Kita Wujudkan Asa Majukan Indonesia”.



    Komunitas Bitung Orang Seni (BOS) Tatto Kota Bitung, mengutus 4 orang personilnya yakni; Rilian Tumbel,  Steven Tumewu, Yesaya Mamuaja, Eduard Mananohas. Untuk berpartisipasi dalam kegiatan yang dilaksanakan ini, yang sebelumnya Tim ini telah meraih peringkat satu dalam pelaksanaan Lomba Mural pertama dalam rangka HUT Proklamasi ke-75 Tahun.



    “Persaingan dalam lomba ini sangat ketat, karna seluruh peserta yang mengikuti semuanya mempunyai background seni dan sudah mempunyai hasil karya yang luar biasa hebat,” ungkap ill sapaan akrab Rilian Tumbel. Jumat (18/09/2020).



    Lanjutnya, meskipun dalam pelaksanaannya, dan persaingan yang sangat ketat oleh masing-masing Tim peserta lomba, namun Tim ini, sangat optimis dapat meraih kembali dan akan mendapatkan hasil yang memuaskan.



    “Pemutusan konsep dalam lomba kali ini, sangatlah rumit yang dikarenakan harus menyesuaikan dengan tema dari kegiatan tersebut. Namun berkat oleh kerjasama tim akhirnya, penetapan konsep diputuskan,” ujar lelaki bertatto ini.



    Hal senada yang dikalimatkan oleh Yesaya Mamuaja, menyampaikan ungkapan terimakasih kepada Panitia pelaksana kegiatan lomba mural dalam rangka hari Perhubungan Nasional.



    “Terimakasih atas dukungan dalam mengekspresi hasil dan karya seni kami para seniman di Sulawesi Utara. Hal ini juga merupakan bentuk pelampiasan emosional kami dalam berkarya melalui coretan dinding,” ungkap Yesa sapaan akrabnya, seraya menambahkan kalah dan menang dalam perlombaan bukanlah menjadi tujuan utama dari Timnya, namun pelampiasan hasrat seni dalam perlombaan ini jauh lebih penting, apalagi dalam massa pandemi saat ini.



    Reporter / Editor : Alfonds Wodi


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini