Ads


 

Kamis, 13 Agustus 2020, Agustus 13, 2020 WIB
Last Updated 2020-08-13T13:10:30Z
dprd tolitolikabupaten tolitolikapolres tolitoliPemkab tolitoli

Pertanian Akan Menjadi Program Asimilasi di Lapas Kelas II B Tolitoli

 


Sekretaris Daerah Kabupaten Tolitoli Mukaddis Syamsuddin menerima kunjungan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Tolitoli Gamal Bardi di ruang kerjanya.(Foto: istimewa)


JOURNALTELEGRAF-Pertanian akan menjadi program asimilasi yang akan di rencanakan di Lapas Kelas II B Tolitoli. Hal tersebut merupakan program yang akan dipaparkan oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Tolitoli Gamal Bardi saat kunjungan kerja (Kuker) ke kantor Sekretaris Daerah Kabupaten Tolitoli.



Dalam Kukernya, Gamal Bardi berserta Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Binadik) Irwanto Talantan, Kepala Urusan Umum Kusumawati dan Kepala Sub Seksi Registrasi Feldyanto menyampaikan progres penanganan terhadap warga binaan (Wabin) yang selama ini berjalan.



Gamal Bardi mengutarakan, bahwa warga binaan yang ada di Lapas Kelas II B Tolitoli saat ini berjumlah 270 orang. Jumlah tersebut menurutnya telah melebihi kapasitas yang idealnya dari 250 orang. 


"Dari jumlah Wabin tersebut, yang terbanyak adalah kasus penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang (Narkoba)," Papar Gamal, Kamis (13/8/2020).



Selain itu, ia menuturkan, asimilasi yang diprogramkan oleh di Lalas Tolitoli  sangat memerlukan dukungan pemerintah daerah kabupaten.



Ia Menilai, asimilasi dimaksud adalah proses pembinaan narapidana dan anak didik pemasyarakatan yang dilaksanakan dengan membaurkan narapidana dan anak didik pemasyarakatan dalam kehidupan masyarakat.



"Salah satu program asimilias dalam bidang pertanian dan tanaman pangan sehingga di butuhkan ketersediaan lahan yang dapat dikelola," katanya.



Hal ini dimaksudkan agar warga binaan yang ada terlatih untuk hidup mandiri dan tidak lagi bergantung kepada keluarganya atau pihak lain dalam memenuhi kebutuhannya sehari-hari.



Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Tolitoli Mukaddis Syamsuddin mengapresiasi hal itu.



Program tersebut menurut dia, merupakan wujud pembinaan yang diberikan oleh negara terhadap warga yang saat ini tengah menjalani proses hukum.



"Akan mengkomunikasikan hal itu dengan perangkat daerah yang terkait dengan penyediaan lahan khususnya pertanian dan perkebunan," tandasnya.(*)













Reporter/Editor  : Ewin Agustiawan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar